Showing posts with label pregnancy. Show all posts
Showing posts with label pregnancy. Show all posts

Sunday, April 18, 2010

Perjuangan Mak Eros melahirkan 25 kali

Rating:★★★★★
Category:Other
Subhanallah..speechless rasanya melihat dan membaca tentang perjuangan beliau...

Liputan6.com, Purwakarta: Banyak anak banyak rejeki. Mungkin pepatah ini masih berlaku bagi Eros, warga Purwakarta, Jawa Barat. Perempuan berusia 58 tahun ini telah melahirkan hingga 25 kali.

Saat ditemui di rumahnya, Kampung Tegal Kalapa, Desa Citeko, Pleret, Jumat (9/4), Eros harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidup sembilan anaknya yang masih tinggal bersama dia.

Eros istri dari Asep yang berprofesi tukang becak mungkin luar biasa kemampuannya dalam hal melahirkan anak. Usai melahirkan, dirinya hanya butuh sehari untuk istirahat lalu beraktivitas seperti biasa.

Tak hanya itu, jarak anak-anaknya sangat rapat antara empat hingga enam bulan. Dari 25 putra dan putri yang dilahirkan Eros, hanya 18 yang bertahan hidup dan sembilan di antaranya sudah menikah.

Eros sebenarnya ingin mengikuti keluarga berencana karena repot mengurus anak banyak dengan penghasilan pas-pasan. Namun program keluarga berencana menurutnya terlalu mahal maka diapun memutuskan terus melahirkan.

Meski termasuk keluarga miskin, Eros tetap memberikan kasih sayang kepada anak-anaknya. Saat berjualan makanan dengan sistem bagi hasil, dia menyempatkan diri pulang untuk memberi makan anaknya yang masih kecil.

Hidup ini pun dijalaninya dengan sabar dan tawakal karena bagi Eros anak-anak merupakan titipan Tuhan yang harus dipelihara

Tuesday, July 14, 2009

Shocking but enlighting moment...

Liburan sekolah 2 minggu lalu sebenarnya sudah dipersiapkan kursus merancang komik untuk fathan dan kursus menggambar untuk fathiyya selama full masa liburan mereka. Selain karena mereka memang sudah lama ingin mendalami bidang ini, juga karena liburan kali ini mereka bertoleransi pada umminya yang sedang hamil besar. Jadi dengan kursus tersebut mereka sudah cukup sibuk setiap harinya berkutat dengan tugas dari tempat kursus tanpa perlu berlibur kesana-kesini, rencananya. Tapi Allah berkehendak lain, selain kedatangan saudara mara dari madura, kami juga kedatangan ayah ibu alias nenek kakeknya Fathan n Fathiyya dari Cirebon sepanjang liburan ini. Alhasil hampir tiap hari kita jadi guide jalan-jalan mulai dari mall dibandung, cinema, tangkuban perahu sampe sari ater.

Happy siih..happy banget tapi ternyata berbuah ujian untuk umminya. Perdarahan pun tak terelakkan...placenta turun kata dokter, mungkin karena terlalu happy ..eeeh terlalu cape 

Aku harus bedrest total...ga boleh ngapa-ngapain lagi. Alhamdulillah kontraksi tidak disertai pembukaan sehingga baby bisa dipertahankan untuk tidak lahir prematur (menurut USG masih 1,5 kg di usia 30 minggu kemarin).

Ternyata lepas perdarahan, 3 hari kemudian kurasakan sakit luarbiasa seperti sakitnya luka jahitan setelah persalinan dulu. Ternyata kata dokter ada infeksi mulut rahim juga. Dalam sakit aku berharap semoga Allah menurunkan sakit ini untuk meringankan sakit persalinan nanti,dan memudahkan proses persalinan nanti,  sang abi ikut mengaminkan

Kali ini dokter panjang lebar menguraikan kondisi tubuhku yang melemah karena persiapan tubuhku sebelum hamil dibawah standar sehat calon ibu hamil (sebelum hamil aku memang hanya 39kg, mustinya aku program menaikkan berat badan dulu sebelum hamil kata dokter). Maka meskipun aku punya 2 pengalaman hamil dan melahirkan yang mengasyikkan bukan berarti kehamilan kali ini bisa disamakan. Kali ini aku sudah memasuki kehamilan beresiko tinggi, begitu katanya. Maka aku harus rajin  melakukan gerakan senam hamil dirumah dibarengi asupan gizi 2x lipat lebih dari biasanya hmmm...bismillah...setelah konsultasi dokter yang bikin shocking tapi juga menyadarkan bahwa selama ini aku lalai ya menjaga amanah tubuh ini agar tetap sehat...maafkan ummi ya baby sayaaang...

 

Rasulullah saw bersabda:
“…Tak ada seorangpun perempuan yang hamil dari suaminya, kecuali ia berada dalam naungan Allah azza wa jalla, sampai ia merasakan sakit karena melahirkan, dan setiap rasa sakit yang ia rasakan pahalanya seperti memerdekakan seorang budak yang mukmin. Jika ia telah melahirkan anaknya dan menyusuinya, maka tak ada setetes pun air susu yang diisap oleh anaknya kecuali ia akan menjadi cahaya yang memancar di hadapannya kelak di hari kiamat, yang menakjubkan setiap orang yang melihatnya dari umat terdahulu hingga yang belakangan. Selain itu ia dicatat sebagai seorang yang berpuasa, dan sekiranya puasa itu tanpa berbuka niscaya pahalanya dicatat seperti pahala puasa dan qiyamul layl sepanjang masa. Ketika ia menyapih anaknya Allah Yang Maha Agung sebutan-Nya berfirman: ‘Wahai perempuan, Aku telah mengampuni dosa-dosamu yang lalu, maka perbaruilah amalmu’.” (Mustadrak Al-Wasail 2: bab 47, hlm 623)

Senam hamil...program untuk para ayah nih harusnya @_@

Tiga minggu lalu suami didampingi anak-anakku berkesempatan mengantarku senam hamil. Ternyata kali ini lepas senam pihak RS punya program pre-natal course. Alhasil dari pada suami dan kedua anakku cuman bengong diruang tunggu lebih lama maka mereka ku undang masuk ruangan senam. Dan memang untuk kursusnya para suami dan pengantar boleh ikut serta, tidak seperti senam hamil yang 'terlarang' bagi suami untuk ikut 'nimbrung'.

 

Aku sempat bingung en bengong kenapa program senam hamil yang juga penting diketahui suami justru tidak mengikut sertakan para suami sebagaimana lazim terjadi diluar. Nah seperti di gambar2 berikut. Tanya kenapa?

 

Terlepas dari itu semua yang terpenting adalah dirumah ibu hamil tetap senam hamil, naah kalo dirumah ibu bisa mengikut sertakan sang ayah kaaan

All right check it out!!!

 

Olah raga sangat penting bagi ibu hamil, untuk tetap mendapatkan tubuh yang sehat dan bugar. Namun olah raga yang dilakukan, juga harus yang sesuai dengan perubahan fisik. Senam yang pas dilakukan saat kehamilan adalah senam hamil.

Senam hamil biasanya dimulai saat kehamilan memasuki trisemester ketiga, yaitu sekitar usia 28-30 minggu kehamilan. Selain untuk menjaga kebugaran, senam hamil juga diperlukan untuk meningkatkan kesiapan fisik dan mental calon ibu selama proses persalinan. Berikut beberapa tujuan senam hamil:

1. Menguasai teknik pernapasan.
Latihan pernapasan sangat bermanfaat untuk mendapatkan oksigen, sedangkan teknik pernapasan dilatih agar ibu siap menghadapi persalinan.

2. Memperkuat elastisitas otot.
Memperkuat dan mempertahankan elastisitas otot-otot dinding perut, sehingga dapat mencegah atau mengatasi keluhan nyeri di bokong, di perut bagian bawah dan keluhan wasir.



3. Mengurangi keluhan.
Melatih sikap tubuh selama hamil sehingga mengurangi keluhan yang timbul akibat perubahan bentuk tubuh.

4. Melatih relaksasi.
Proses relaksasi akan sempurna dengan melakukan latihan kontraksi dan relaksasi yang diperlukan untuk mengatasi ketegangan atau rasa sakit saat proses persalinan.

5. Menghindari kesulitan.
Senam ini membantu persalinan sehingga ibu dapat melahirkan tanpa
kesulitan, serta menjaga ibu dan bayi sehat setelah melahirkan.

Hampir di setiap rumah sakit bersalin memiliki kelas senam hamil. Ada baiknya Anda mensurvey rumah sakit tempat Anda akan bersalin, sekaligus mengikuti program senam hamil di rumah sakit tersebut.

Tapi bila lokasinya jauh dan Anda tak punya cukup waktu untuk ke rumah sakit, sebenarnya senam hamil juga bisa dilakukan sendiri di rumah. Namun senam ini harus dilakukan secara teratur, dengan kondisi yang tenang dan menggunakan pakaian yang longgar. Berikut beberapa petunjuk dalam melakukan senam hamil:

Latihan Otot Kaki
1. Duduklah dengan posisi kedua lutut diluruskan, tubuh bersandar pada kedua lengan yang diletakkan di belakang pantat.
2. Tegakkan kedua telapak kaki dengan lutut menekan kasur. Kemudian tundukkan kedua telapak kaki bersama jari-jarinya. Ulangi beberapa kali.
3. Hadapkan kedua telapak kaki satu sama lain dengan lutut tetap menghadap ke atas, kembalikan ke posisi semula. Ulangi terus sebanyak beberapa kali.
3. Kedua telapak kaki digerakkan turun ke arah bawah, lalu gerakan membuka ke arah samping, tegakkan, kembali, dan seterusnya.
4. Kedua telapak kaki buka dari atas ke samping turunkan, hadapkan, kembali ke posisi semula, dan seterusnya.

Kegunaan: Memperlancar sirkulasi darah di kaki dan mencegah pembengkakan pada pergelangan kaki.

Latihan Pernafasan
1. Pernafasan perut
- Tidurlah terlentang dengan satu bantal, kedua lutut dibengkokkan dan dibuka kurang lebih 20 cm.
- Letakkan kedua telapak tangan di atas perut di sekitar pusat sebagai perangsang. Keluarkan napas dari mulut (tiup) sambil tangan menekan perut ke dalam.
- Tarik napas dari hidung dengan mulut tertutup, perut mengembang mendorong kedua tangan ke atas. Perhatikan bahwa gerakan pernafasan dilakukan dengan perut (jadi dada tidak ikut kembang kempis).

Kegunaan: Melemaskan dinding perut agar mudah diperiksa oleh dokter/bidan.

2. Pernafasan iga
- Tidur terlentang (seperti pada pernapasan perut), letakkan kedua tangan dalam posisi mengepal di iga sebagai perangsang.
- Bernapaslah seperti pada pernapasan perut, dengan pengecualian tangan menekan iga ke dalam dan iga mengembang mendorong kedua tangan ke arah samping luar.

Kegunaan: Mendapatkan oksigen sebanyak mungkin.

3. Pernapasan dada
- Tidur terlentang (seperti pada pernapasan perut), letakkan kedua tangan di dada bagian atas.
- Keluarkan napas dari mulut (tiup) dengan tangan menekan dada ke arah dalam.
- Tarik napas dari mulut dengan mulut terbuka, dada mengembang mendorong ke dua tangan ke atas.

Kegunaan: Mengurangi rasa sakit saat bersalin.

4. Pernapasan panting (pendek-pendek dan cepat)
Pernapasan ini menyerupai pernapasan dada, hanya saja irama pernapasan lebih cepat dengan gerakan napas dihentikan separuhnya (bernapas tidak terlalu dalam, pendek-pendek saja).

Kegunaan: Istirahat atau menghilangkan lelah sesudah mengejan. Juga dilakukan saat ibu sudah merasa ingin mengejan sementara pembukaan belum lengkap, supaya jalan lahir tidak bengkak atau sobek.

Semua gerakan latihan pernapasan di atas sebaiknya dilakukan enam kali sehari, di pagi hari sesudah bangun tidur dan malam hari sebelum tidur.

Latihan Otot Panggul
1. Tidur terlentang, kedua lutut dibengkokkan.
2. Letakkan kedua tangan di samping badan. Tundukkan kepala dan kerutkan pantat ke dalam hingga terangkat dari kasur.
3. Kempeskan perut hingga punggung menekan kasur. Rasakan tonjolan tulang panggul bergerak ke belakang.
4. Lemaskan kembali dan rasakan tonjolan tulang bergerak kembali ke depan. Ulangi gerakan ini 15-30 kali sehari.

Kegunaan: Mengembalikan posisi panggul yang berat ke depan, mengurangi dan mencegah pegal-pegal, sakit pinggang dan punggung serta nyeri di lipat paha.

Latihan Otot Betis
1. Berdiri sambil berpegangan pada benda yang berat dan mantap.
2. Posisikan ibu jari dan jari-jari lain menghadap ke atas.
3. Regangkan kaki sedikit dengan badan lurus dan pandangan lurus ke depan.
4. Tundukkan kepala seraya berjongkok perlahan sampai ke bawah tanpa mengangkat tumit dari lantai.
5. Setelah jongkok, lemaskan bahu. Kempeskan perut, kemudian perlahan kembalilah berdiri tegak, lepaskan kerutan. Lakukan enam kali dalam sehari.

Kegunaan: Mencegah kejang di betis.

Latihan Otot Pantat
1. Tidur terlentang tanpa bantal, kedua lutut dibengkokkan dan agak diregangkan.
2. Dekatkan tumit ke pantat dengan kedua tangan di samping badan.
3. Kerutkan pantat ke dalam sehingga lepas dari kasur, angkat panggul ke atas sejauh mungkin.
4. Turunkan perlahan (pantat masih berkerut), lepaskan kerutan, dsb. Ulangi enam kali sehari.

Kegunaan: Mencegah timbulnya wasir saat mengejan.

Latihan Anti Sungsang
1. Ambil posisi merangkak, kedua lengan sejajar bahu, kedua lutut sejajar panggul dan agak diregangkan.
2. Kepala di antara kedua tangan, tolehkan ke kiri atau ke kanan.
3. Letakkan siku di atas kasur, geser siku sejauh mungkin ke kiri dan ke kanan hingga dada menyentuh kasur. Lakukan sehari 2 kali selama 15 - 20 menit/kali.

Kegunaan: Mempertahankan dan memperbaiki posisi janin agar bagian kepala tetap di bawah. (berbagai sumber)

 

PS: Semoga tulisan ini tidak hanya bermanfaat untuk calon ibu tapi juga dikonsumsi calon bapak yaaa...

 

Saturday, May 23, 2009

Habis gelap terbitlah terang....

Ini bukan tentang judul bukunya Kartini ya...it's about my baby...hik..hik... Sejatinya ini bukan kisah sediih, tapi tetep melow nya jadi panjang padahal shocking moment nya cuma sejam aja, pas adzan dhuhur sampe jam satu siang tadi. 

Ceritanya mumpung abinya lagi ada di Bandung, maka pagi tadi yang mestinya acara berenangnya anak-anak jadi acara periksa kehamilannya c ummi.Anak-anak c seneng-seneng aja mau liat adiknya via USG en buat abinya emang kesempatan juga  secara sdh ampe week#26 gini c abi beloon pernah ada luang buat ikut nganter periksa, ck..ck...bener-bener bukan suami siaga ya he..he...(tapi ngerti kok...kan abi dalam rangka berjuang ya)

Nah jam 11 siang aku baru dapet no.antrian di Dr.A yang bukan dokter peganganku, secara macet di pasteur jadi ga keburu ngejer jadwal dokter peganganku. But that's ok, toh Dr.A juga perempuan jadi no problemo lah pikirku. C abi juga sependapat, karena dari awal hamil anak pertama sampe ketiga ini emang banyak pilihan specialist obgyn perempuan di Bandung ini so diwanti-wanti ma c abi untuk periksa ke dokter perempuan.

Dengan semangat 45 kami masuk ruang periksa berempat waktu namaku dipanggil. Hmmm...reaksi dokternya welcome banget waktu Fathiyya n Fathan antusias banget liat ade babynya via layar monitor USG. Sekarang ade babynya sdh ga kaya spiderman lagi kata Fathiyya, sudah kaya bayi...ya iyyalah dee...masa ya iyya duooooonk

Tapii..eiit tunggu dulu waktu liat bagian jantung baby,bu dokter ini bilang 'there's something wrong'...jantung baby nya kok ga normal ya? ruangnya terlalu besar..seperti ada cairan...bla...bla...bla...duuuh..gelap deeh semuanya...

Sang abi menggenggam jemariku yang panas dingin, sementara terlihat juga kecemasan dimatanya. "Saya rujuk ya bu ke Prof.X, atau Dr.Y. Mau di Rumah sakit ini atau di RSHS?"

Speechless...hanya mampu memandang sang abi mencari jawab, secara baik X maupun Y itu nama bapak-bapak semua. Akhirnya dengan pasrah abi memutuskan langsung check di rumah sakit tersebut dengan Dokter manapun yang dirujuk yang ada jadwal praktek hari itu juga. Dan saat itu juga dapet no antrian pertama di Dr.Y.

Keluar ruangan Dr.A dunia masih serasa gelap gulita... Duh jantung my baby kenapa????? Hadduuuh ini tentang jantung looooo...jantung yang berdegup setiap saat....yang padanya Allah titipkan kehidupan...

Masuk ruang Dr.Y disambut senyum ramah yang berubah drastis waktu baca surat dari Dr.A. Dan kami pindah ke ruang Feto untuk melihat kondisi baby dengan USG 4 dimensi. Akhirnya diruang Feto kegelapan itu menemui titik terang. Dokter memperlihatkan fisik baby mulai dari otak kecil,otak besarnya yang terlihat jelas, lalu kedua telinganya, lima jarinya baik yang tangan maupun yang kaki, lalu tulang belakang, lambungnya bahkan kandung kemihnya...Subhanallah penciptaan-Mu Rabb sungguh sempurna Alhamdulillah.... Tibalah pada bagian jantungnya...dag..dig..dug...

Aku dan sang abi menunggu hampir 55 menit untuk dapat jawaban tentang jantung bayi kami (USG terlama sepanjang kehamilanku booow) Dan setelah mengukur katup satu, katup dua, pembuluh vena, arteri en bla..bla...bla...."so far so good ya bu, normal tidak ada cairan dijantung, memang ada celah pada katup tapi masih ditoleran ya untuk usia janin 24 minggu"

Ooooh fuiiiiih Alhamdulillah Rabb.... 

Hari ini memang "jajan" extra buat "nengok" ade baby, bahkan sampai breaking the rule periksa ke Pak dokter, tapi abi sendiri nampak puas mensyukuri nikmat Allah ini...duuh dunia nampak terang benderang rasanya...

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Friday, January 30, 2009

Korbanku X(

Fathiyya pernah jadi korban, Abinya apalagi.

Berhubung sebulan ini disamping kasurku selalu ada ember untuk meludah maka seluruh warga rumah sudah harus terbiasa dengan 'sahabat'ku yang satu ini. Kalu tidak cepat beradaptasi maka siap-siaplah menjadi korban he..he...

Seminggu yang lalu Fathiyya loncat dari atas kasur,pas banget mendarat diatas ember Miss Nyiduh ku. Dia bergelimang air liurku...mandi ummi.....
Masuk Bath tub lah dia sambil merah padam

Nah yang masuk ke ember Miss Nyiduh ini bukan saja Fathiyya, tapi dompetnya c abi (nyuci leather wallet, duuuh nambah puyeng!), terus buku Iqra c dede, terus surat dari gurunya Fathan, belum lagi HP ku

Poko'e bener daaaah puyeeeeeng.....(aktifitas meludahku saja bikin puyeeeng, tambah lagi mikirin n ngurusin korban2nya...tobaaaat)

Maka seminggu yang lalu aku di akupunctur, jarumnya sampai ditanam...tapi sampai detik ini ga ngefek juga. Bahkan air liurku terus membanjir. Nah Besok mau nyoba ke Depok, pengobatan alternatif, mudah-mudah bisa berhasil, biar ga ada lagi yang jadi korban

Do'ain ya...

Monday, January 26, 2009

Dilemanya ngopi n nge-teh selama hamil...Nyindir diri sendiri =(

Untuk mengatasi morningsickness yang membandel maka pagi hari sarapannya kudu kopi panas bahkan sampe 2 gelas (padahal dulu ga doyan banget ngopi). Terus buat nemenin morningsickness in the noon en night maka seduhlah teh manis 2 atau 3 mug besar (daripada ga masuk apa-apa diperut, yang ada keluar semua makanannya kaaan...=). Maaf ini pembenaran yang tidak benar. Karena yang benar adalah info dibawah ini :

Bagaimana Pengaruh Kafein (kopi, teh, soft drink, dll) Pada Kehamilan?

Pendapat tentang apakah boleh minum minuman yang mengandung kafein seperti teh dan kopi selama kehamilan masih bertentangan. Satu pihak menyatakan anda tetap dapat menikmati minuman kafein anda selama anda hamil selama anda tidak menkonsumsi berlebihan. Dan ada beberapa penelitian menemukan bahawa wanita yang mengkonsumsi 300 mg kafein atau lebih dalam sehari, mempunyai resiko tinggi untuk mengalami keguguran. Dan konsumsi kafein yang tinggi akan meningkatkan kemungkinan kelahiran premature atau berat badan lahir rendah.

Walaupun penelitian tentang minuman kafein ini belum mencapai titik kesimpulan untuk batasan berapa banyak yang dapat dikonsumsi, adalah lebih baik bagi ibu hamil untuk mengurangi konsumsi yang mengandung kafein(kopi, teh, soda, coklat atau kombinasinya) sampai 2 gelas sehari saja atau lebih baik menghindari minuman yang mengandung kafein ini.

Hal yang pasti mengapa sebaiknya anda menghindari minuman yang mengandung kafein ini selama kehamilan anda, karena:

• Kafein akan meningkatkan detak jantung dan metabolisme anda,

• Menyebabkan sulit tidur,

• Perasaan cemas,

• Sakit kepala.

• Merangsang cairan dalam lambung yang menimbulkan rasa panas atau perih (heartburn), Kafein bersifat diuretic sehingga anda akan lebih sering buang air kecil.

• Kafein menyebabkan anda kehilangan kalsium.

• Dan satu hal terpenting mengapa anda sebaiknya menghindari atau mengurangi teh/ kopi anda, karena kafein mereka mengandung phenol yang menyebabkan tubuh sulit untuk menyerap zat besi. Padahal kita tahu zat besi dibutuhkan tubuh anda apalagi selama kehamilan ini.


Jadi dari semua hal diatas kita dapat menilai bahwa tidak ada nilai nutrisi yang diberikan dari kafein ini buat kehamilan anda, bukan???

Makanan dan minuman apa saja yang mengandung kafein?

Kafein terdapat di kopi, teh, cola, coklat, minuman soft drink, juga terdapat pada beberapa obat-obatan untuk sakit kepala, flu, alergi.

Tentu saja jumlah kandugan kafein dalam kopi dan teh bervariasi luas, tergantung dari apakah bentuk instant, seduh, keras atau lemah kandugannya.

Setelah kita mempeajari bahwa tidak ada nilai nutrisi yang diberikan makanan atau minuman yang mengandung kafein ini yang terbaik adalah anda menganti semua keinginan untuk minum kopi atau teh anda ke makanan dan minuman lain yang memang mempunyai nilai nutrisi buat anda dan bayi anda. Seperti merubah kebiasaan anda ke minuman yang bernutrisi seperti jus buah, air putih dan susu.


© Suririnah-www.infoibu.com
 

Tapi da gimana lagi atuuuuh 

I can't stand anylonger..accupunctur, is it the answer?

Masih ingat pasal MissNyiduh?

Hari ini sudah sebulan aku bergulat dengan aktifitas Nyiduh alias meludah sebagai efek hormonal selama kehamilan. Artinya sebulan sudah sulit tidur nyenyak secara air liur terus berproduksi meski sedang tidur. Bahkan sholat pun sudah tidak bisa mengamini imam (apalagi jadi imam) karena baru takbiratul ihram saja air ludah sudah mengumpul banyak. Biasanya di raka'at kedua, air liurku sudah tidak terbendung lagi.

Sebelumnya saat mengajar maupun ditempat umum air liurku dapat menyesuaikan diri, berkurang dengan sendirinya. Kata Dokter itu karena efek awareness dan ketegangan. Jadi kalau dirumah, karena rileks maka air liur akan berproduksi penuh. Namun sejak 3 hari lalu ternyata air liurku sudah 'nda mudeng lagi, hilang daya penyesuaiannya, no awareness at all !!Maka kemanapun aku pergi sekarang dimobil harus sedia ember kecil berikut pasirnya (ini c abi yang paling repot beli pasir ke material )

Terakhir konsul ke dokter tekanan darahku meningkat, menyentuh 135/90 dan waktu aku complain tentang air liurku, akhirnya beliau menyarankan akupuntur secara obat-obatan berefek samping pada janin.

Berhubung aku sudah ga bisa nahan puyengnya meludah terus, maka dicobalah akupuntur. Mohon do'anya semoga usaha kali ini ada hasilnya, yaaa meski morningsickness nya ga ilang at least air liurnya berkurang, Amiin.

 

 

Friday, January 23, 2009

Something goes wrong?!

Okay...they said writing n blogging is good for ur mind...
I wish it also good enough for my morningsickness...(jaka sembung ya?!)

Biar jaka sembung makan sayur lodeh atau bawa golok sekalipun, I need to tell this here...

This is my third pregnancy. I should be thankful for this, and we
are always be! No doubt! But it doesn't mean I should keep smiling while 'this' hurt me so...T_T

NGIDAM
Kalo urusan ngidam, frankly speaking sudah dari minggu awal pengen keripik dragon fruit, keripik rambutan, keripik nangka en keripik apel. Tapi sengaja ga nyari, ga minta suami apalagi beli sendiri (tahu tempatnya juga kagak =P)

Memang dari hamil pertama ga pake kamus ngidam, poko'e tahan tuuuuh nafsu he...he....
Kuat, Alhamdulillah selalu kuat. Ga pake nyusahin husband en Fathan-Fathiyya juga ga pake ngacai bin ngiler pas lahir. Top markotop lah!!!
Eiiiit belum Top ding belum baca lanjutannya niiih =P

MORNINGSICKNESS
Nah kalo bab yang satu ini emang jagonya lah X(
Waktu hamil pertama mual muntah sampe usia kandungan 4 bulan, terus yang kedua sampe 7 bulan. Nah yang ketiga ini ga ngerti mau sampe kapan, yang pasti sampe sekarang masih ua oe all day n night. Semua yang wangi-wangi pantang dah...dari wangi sabun, parfum, sampe bawang. Malah kalo mual nya nyerbu sampe ubun-ubun sementara sedang ditempat umum, biasanya aku langsung buru-buru nyari asap rokok, asap bakaran sampah atau asap knalpot supaya mualnya ga jadi muntah. And it always works! Hilang tuh mual muntah, serasa di charge aja!
Nah lo!!!

Parah ya???
Beluuum...ini belum seberapa...lanjut ke bab akhir niiih....

NYIDUH
Nyiduh naonnya bahasa obama na? Ceuk Fathiyya mah meludah...
Ini bagian paling menyedihkan, secara sejarah berulang lagi. Dikehamilan pertama memang tidak ada, tapi dikehamilan kedua aktifitas nyiduh ini dari awal bulan kehamilan sampai usia kandungan 8 bulan. Masih hangat diingatanku, dulu ayahku yang menyiapkan ember kecil lengkap dengan pasirnya untuk aktifitas 'istimewa'ku ini. Dulu ayah belum stroke seperti sekarang T_T

Nah kehamilan kali ini pun Miss 'Nyiduh' nyamper lagi....parahnya ini jadi kombinasi sempurna dengan morningsickness yang ga cuma in the morning but all day long. Jadilah sekarangpun aku tidur dengan ember pink ku, secara tidur pun air ludahku terus berproduksi T_T

Kalo ngidam bisa ditahan tapi bab satu ini ga bisa diapa-apain. Bahkan Dokterpun cuma kasih senyum manis waktu aku minta obat utk mengurangi ludah berlebih...ini faktor hormonal...wajar katanya...hik...hik...hik...hik...T_T

Ada yang punya tips utk mengusir Miss Nyiduh please????

Monday, January 19, 2009

Finally...akhirnya datang juga T_T

Awalnya, aku hanya muntah kalo nonton tayangan kebrutalan tentara Israel di TV. Bahkan waktu sepupuku tanya tentang morningsickness, aku jawab 'ga ada, Alhamdulillah'. Itu 2 minggu lalu.

Finally...Akhirnya datang juga. Muntah-muntahnya ga cuma pas liat tentara Israel yang ngumbar senyum diatas tank baja mereka, tapi juga pas nyium yang wangi-wangi dari bath room, dari mesin cuci, dari semriwing parfum rekan2 kerjaku juga siswaku.

Bahkan morningsickness nya ga cuma in the morning, tapi terus berlanjut in the afternoon, day n night...T_T

Maka yang ada bawaannya selain sleepless, strengthless, powerless, pastinya juga mualess banget!!!!
Hik...Hik...T_T