| Rating: | ★ |
| Category: | Other |
Jadi, tiap 3 bulan ada report dari sekolah Fathiyya yang sifatnya konseling terbuka dengan psikolog didampingi guru kelasnya Fathiyya.
Mulanya laporan tentang Fathiyya semua okay. Kemampuan motorik kasar, halus, kemampuan akademik (membaca, berhitung dsb), aspek afektif, kognitif, semua baik. Bahkan Gurunya Fathiyya minta aku sendiri yang bercerita disisi mana kelemahan Fathiyya yang perlu dibantu sekolah. Bahkan kata gurunya Fathiyya ini sosialisasinya bagus diantara teman-teman karena sering menjadi trendsetter teman-temannya. Lo kok bisa? Anak TK nol kecil kok punya trendsetter??
Jadi menurut pengakuan ortu siswa yang sekelas Fathiyya, anaknya ada yang minta potong rambut mirip model rambut Fathiyya, pake jilbab ala Fathiyya bahkan bekel makan pengen yang sama ala Fathiyya. Duuh jadi feel guilty ke ibu-ibu yang merasa 'dikerjain' Fathiyya +(
Tapi positifnya temen-temen yang belum bisa baca jadi pengen bisa baca kayak Fathiyya (secara ni anak kalo baca buku diheboh-hebohin, sok seru! He..He..)
Setelah mendengar penuturan bu gurunya, tibalah giliranku mencurahkan uneg-unegku tentang my girl nih.
Fathiyya nie selalu always terlambat ke sekolah. Nah bu gurunya mengamini masalah yang satu ini, tetapi katanya ga terlalu masalah karena Fathiyya termasuk fast learner, tidak ada yang tertinggal kecuali hafalan hadits yang tercecer (karena ini di jam pagi setelah ice breaking). Okay, fine. Bu guru kan belum dengar lanjutannya nih.
Fathiyya terlambat karena selalu bangun kesiangan (Jam 7.30an). Padahal tidurnya sudah kesorean (jam7-8 mlm sudah mimpi indah), bahkan sering kalau berpergian dia ketiduran dimobil dari jam 5 sore dipindah kekasur baru bangun jam 7 pagi keesokan harinya. Nah berapa jam tuh dia tidur?
Kalo dibangunin pagi-pagi dia mau kalau untuk keperluan toilet, tapi selanjutnya ya tidur lagi. Kalau dipaksa dibangunkan, ngamuknya kayak disuruh macul aje! Sedihnya lagi dia ga ngerasa berdosa bangun kesiangan (dia bilang "kan sudah baca do'a mau tidur dan bangun tidur", *toink*), dia juga ga ngerasa bersalah sekolah kesiangan (dia bilang "kan masih TK", *wiiiiink*)
Naaaah ibu psikolog ma bu gurunya senyum-senyum doang denger masalah anakku ini. Cuma kasih kesimpulan "Fathiyya tidurnya 12-15 jam sehari, over dosis tuh ya".
Penangkalnya apa ya biar ga over dosis lagi???!!