Monday, January 5, 2009
Surprise! Rahasia kita aja ya *)
Sudah dari 2 minggu lalu hati ini emang gatel pengen beli test pack. Baru tadi malem iseng nanya ke kasir pas mampir di Alfa deket rumah, eeh ternyata alfa mungil itu sedia sensitif lo! Tinggal satu-satunya pula!
Ba'da shubuh tadi baru sempet dicoba, eeen ternyata 2 strips! Subhanallah...Alhamdulillah...
Bisik-bisik ku panggil sang abi ke kamar, bocah-bocahku masih lelap tertidur lepas makan sahur tadi. Kutunjukkan strip 2 padanya, eeeh c abi leumpeung (Dasar bapak-bapak nya X(. Baru setelah dibacanya petunjuk n arti 2 strip itu, c abi manggut-manggut baca hamdallah. A big hug for me then.
"Tapi bi, rahasia dulu ya. Anak-anak jangan tahu dulu, apalagi ayah ibu. Takut jadi pada worry. Surprise aja nanti kalo tekdungnya sudah tralala." Pintaku pada sang abi. Suamiku mengiyakan, kloplah!
"Rahasia nih mi?" Bisik sang abi, jail. "Ssst tenang aja abi tanggung jawab kok he..He..."
:P
Surprise! Rahasia kita aja ya *)
Sudah dari 2 minggu lalu hati ini emang gatel pengen beli test pack. Baru tadi malem iseng nanya ke kasir pas mampir di Alfa deket rumah, eeh ternyata alfa mungil itu sedia sensitif lo! Tinggal satu-satunya pula!
Ba'da shubuh tadi baru sempet dicoba, eeen ternyata 2 strips! Subhanallah...Alhamdulillah...
Bisik-bisik ku panggil sang abi ke kamar, bocah-bocahku masih lelap tertidur lepas makan sahur tadi. Kutunjukkan strip 2 padanya, eeeh c abi leumpeung (Dasar bapak-bapak nya X(. Baru setelah dibacanya petunjuk n arti 2 strip itu, c abi manggut-manggut baca hamdallah. A big hug for me then.
"Tapi bi, rahasia dulu ya. Anak-anak jangan tahu dulu, apalagi ayah ibu. Takut jadi pada worry. Surprise aja nanti kalo tekdungnya sudah tralala." Pintaku pada sang abi. Suamiku mengiyakan, kloplah!
"Rahasia nih mi?" Bisik sang abi, jail. "Ssst tenang aja abi tanggung jawab kok he..He..."
:P
demo palestine
Munashoroh Palestina ahad, 4 Januari '09 kemarin adalah demo pertama bagi putriku, Fathiyya. Sebelumnya memang pernah tapi waktu itu dia masih 4 bulan, masih digendong-gendong, belum mengerti apapun. Berbeda dengan kakaknya yang sudah sering ikut demo dengan ummi, abinya, sudah terbiasa. Terbiasa long march puluhan kilometer, terbiasa teriak-teriak diterik panas matahari, terbiasa terhimpit-himpit diantara ribuan massa. Bahkan Fathan sangat menikmati setiap momen berdemo ala mahasiswa ini...Mau jasi mujahid kan ya ka *)
Sebelumnya aku khawatir, Fathiyya karena anak perempuan sepertinya akan banyak mengeluh Namun ternyata
Khaibar khaibar ya yahud jaisyu Muhammad saufa ya;ud
Sunday, January 4, 2009
Kenapa Israel jahat? (Israel dalam perspektif anak)
Sore ini kami menonton lagi tayangan berita tentang agresi brutalnya Israel. Fathan dan Fathiyya juga ikut nonton. Kali ini benar-benar kebiadaban Israel terlihat dari wajah tak berdosa jenazah anak-anak yang menjadi korban serangan Israel laknatullah.
“Kenapa anak-anaknya meninggal ummi?” tanya Fathiyya. “Ditembak ya?”
“ Iyya dede, ada yang ditembak, tapi kebanyakan kena rudal” jawab Fathan, matanya tidak lepas dari layar TV.
“ Kenapa sih mi ditembakin anak-anaknya?” tanya Fathiyya lagi.
“ Yaa emang jahat aja de” jawab Fathan lagi. Fathan di usianya yang 8 tahun, sudah tersulut api amarah untuk beberapa kasus ummat Islam yang terdzholimi.
“ Ummi israel penjahatnya ya?” tanya Fathiyya, matanya mulai berkaca-kaca secara lihat umminya sudah berderai-derai.
“Iyya de, Israel is jahat!” kata Fathan, dengan nada ketus.
“ Kenapa sih mi kok jahat?”
“ Yaa jahat aja, tuh liat anak-anak aja dibunuh!”, fathan mulai sewot dengan pertanyaan Fathiyya yang innocent.
“ ya kenapa jahat?!” fathiyya belum puas.
“ Israel itu jahat karena ga pernah sholat! Kalo orang sholat tidak akan berbuat keji dan munkar!”
Jawab fathan
“ oooooooooooo” Fathiyya sok ngerti, manggut-manggut ala nini-nini.
Waaah jitu amat jawaban Fathan nih, ampe Fathiyya terpuaskan dan tidak bertanya lagi. Bahkan my little gal ini jadi tambah rajin sholatnya, ga pake nawar-nawar jumlah raka’at seperti biasanya.
Bener deh, sore itu, dialog itu semakin membuatku mencintai Rabbku. T_T
PS: Ada punya jawaban jitu lain buat Fathiyya? Please...
Puasa yang menghapus dosa setahun lalu, puasa yuuk...
| Start: | Jan 6, '09 |
| End: | Jan 8, '09 |
| Location: | Bumi Allah |
(HR Muslim)
Ibnu Rajab al-Hambali mengatakan, Muharam disebut dengan syahrullah (bulan Allah) memiliki dua hikmah. Pertama, untuk menunjukkan keutamaan dan kemuliaan bulan Muharam. Kedua, untuk menunjukkan otoritas Allah dalam mengharamkan bulan Muharam. Pengharaman bulan ini untuk perang adalah mutlak hak Allah saja, tidak seorang pun selain-Nya berhak mengubah keharaman dan kemuliaan bulan Muharam.
Di samping itu, bulan Muharam juga memiliki banyak keutamaan. Salah satunya adalah sebagaimana sabda Rasulullah saw. di atas, “Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Muharam, sedang salat yang paling afdal sesudah salat fardu adalah salat malam.” (HR Muslim).
Abu Qatadah berkata, Rasulullah saw. Bersabda, “Puasa ‘aasyuura menghapus dosa satu tahun, sedang puasa arafah menghapus dosa dua tahun.” (HR Muslim, Tirmizi, Abu Daud).
Pada awalnya, puasa ‘aasyuura hukumnya wajib. Namun, setelah turun perintah puasa Ramadan, hukumnya menjadi sunah. Aisyah r.a. berkata, “Rasulullah saw. memerintahkan untuk puasa ‘aasyuura sebelum turunnya perintah puasa Ramadan. Ketika puasa Ramadan diperintahkan, siapa yang ingin boleh puasa ‘aasyuura dan yang tidak ingin boleh tidak berpuasa ‘aasyuura.” (HR Bukhari, Muslim, Tirmidzi).
Ibnu Abbas r.a. menyebutkan, Rasulullah saw. melakukan puasa ‘aasyuura dan beliau memerintahkan para sahabat untuk berpuasa. Para sahabat berkata, “Ini adalah hari yang dimuliakan orang Yahudi dan Nasrani. Maka Rasulullah saw. bersabda, “Tahun depan insya Allah kita juga akan berpuasa pada tanggal sembilan Muharam.” Namun, pada tahun berikutnya Rasulullah telah wafat. (HR Muslim, Abu Daud). Berdasar pada hadis ini, disunahkan bagi umat Islam untuk juga berpuasa pada tanggal sembilan Muharam. Sebagian ulama mengatakan, sebaiknya puasa selama tiga hari: 9, 10, 11 Muharam. Ibnu Abbas r.a. berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Puasalah pada hari ‘aasyuura dan berbedalah dengan orang Yahudi. Puasalah sehari sebelum ‘asyuura dan sehari sesudahnya.” (HR Ahmad).
Dan tahun ini 9-10 muharam bertepatan tanggal 5-7 Januari 2008, so kita shaum yuuuk.... Jangan lupa berdo'a khusyu dan khusus untuk mujahid-mujahidah Palestina, Allahu akbar!!!
Friday, January 2, 2009
Acar ikan huru-hara
Dari dulu emang mimpi pengen bisa bikin acar ikan, secara husband n kids emang doyan ikan. Baru sekarang nih kesampean bikin. Dulu mungkin belum dapet kesempatan bikinnya ya, lebih banyak kesempatannya buat beli jadi he..he...ngeles mulu ;P
Nah ini ceritanya dapet resep dari seniorku, Ibu Hj.Elsa, partner ngajar di sekolah yang juga sohibnya ibuku (sama-sama sudah mau pensiun). Fathiyya manggilnya nenek. Kenapa dari semua resep acar ikan yang aku dapet, baru ini yang bisa dipraktekin hayyyooooo?! Selain karena ini resep ‘nenek’, juga karena simplicitynya, ummi tea ga mau repot he..he...
Ingredients:
1.Ikan (jenisnya bisa apa aja, pernah nyoba ikan selar, nila, bawal, krapu dan teman-temannya), cuci bersih, goreng jangan terlalu kering.
2. Bumbu : bawang merah, bawang putih, garam, jahe, kunyit, daun jeruk, kemiri.
3. Penyedap: Gula, Bawang merah (iris dadu), wortel, timun, cabe merah, cabe hijau (iris korek api).
Steps:
1. Goreng ikan, tiriskan
2. Tumis bumbu sampe harum, masukan air secukupnya
3. Saat mendidih masukan ikan dan penyedap, tunggu bumbu meresap
4. Hidangkan panas-panas dengan nasi mengepul
Ps: Gampang banget kaaan, poko’e semua resep andalan ummi ga pake vetsin n ga pake ribet. Karena selain ‘ga bakat’ masak, prinsipnya ‘cooking is refreshing, bukan cooking is stressing ‘ he..he...
Jadi kalau punya resep brownies yang manies, kirim aja deeh matengnya he...he...
Fishing bikin pushing X(
Ini pengalaman pertama mancing buatku maupun anak-anakku. Sebelumnya kalau dengar kata mancing ikan, kayaknya yang ada dalam pikiran ini hanya satu ‘membosankan!’. Bahkan waktu abi ribut aja ngajakin mancing dari tahun kuda, aku dengan sok apatis selalu belokin “Ummi beliin bawal yang gede deh dipasar, atau mau dicariin rajanya ikan mas? Ikan mas yang aseli 24 karat deh bi ;P”
“Yeee ummi, go fishing is not a matter of getting or eating the fish honey...it’s more a matter of being patient, surviving, struggling, ....bla..bla...”
Pushing deeeh! ( Dasar emak-emak ya...ga ngerti dunia ‘perjuangan’ bapak-bapak ;P)
Malam tahun baru hijriah kemarin akhirnya c ummi luluh lantak, tidak bisa berkutik lagi kudu ikutan mancing di alamsejuk, lembang. Secara hasil voting kalah telak, anak-anak menyambut sukacita ajakan mancing abinya. Bahkan uncle Dila (my younger brother) didatangkan secara khusus untuk acara ini (cieeee yang ini hyperbola ;)
Dan ternyata untuk sebuah hobi mancing ini ga sedikit biayanya ya...ampe bengong liat harga pancingan yang bisa ngalahin harga gadget keluaran terbaru X(.
Tapi memang terbukti, harga tidak menipu, uncle Dila pake kail manual yang sederhana ala fisherman jadul cuman dapet 2 ekor, itupun yang satu berhasil melarikan diri secara tali kailnya putus keseret ikannya he..he...
Sedangkan abi dan anak-anak dengan kail ala gadgetnya berhasil mancing 5 ekor bawal gede hanya dalam waktu 35 menit saja. Hebat ya kailnya he..he...